Selasa, 23 Juni 2015

[036] Yaasiin Ayat 023

««•»»
Surah Yaa siin 23

أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنْقِذُونِ
««•»»
a-attakhidzu min duunihi aalihatan in yuridni alrrahmaanu bidhurrin laa tughni 'annii syafaa'atuhum syay-an walaa yunqidzuuni
««•»»
Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?
««•»»
Shall I take gods besides Him? If the All-beneficent desired to cause me any distress their intercession will not avail me in any way, nor will they rescue me.
««•»»

Seterusnya ia bertanya kepada dirinya sendiri: "Apakah aku patut menyembah Tuhan selain Allah, Tuhan Yang Maha Esa, padahal seandainya Dia bermaksud menimpakan sesuatu malapetaka atau kemudaratan atas diriku, niscaya tidak ada sesuatupun yang dapat menolongku, demikian pula tuhan-tuhan yang aku sembah itu. Mereka tidak berdaya sedikitpun dan menyelamatkan aku dari kemudaratan dan malapetaka itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Mengapa aku akan menjadikan) Istifham atau kata tanya di sini mengandung arti kalimat negatif; dan lafal ayat ini sama dengan lafal A-andzartahum tadi, yaitu dapat dibaca Tahqiq dan Tashil (selain Allah) yakni selain-Nya (sebagai tuhan-tuhan -yang disembah-) maksudnya berhala-berhala (jika Allah Yang Maha Pemurah menghendaki kemudaratan terhadapku, niscaya syafaat mereka tidak memberi manfaat sedikit pun bagi diriku) seperti yang kalian dugakan itu (dan mereka tidak -pula- dapat menyelamatkanku) lafal ayat ini menjadi sifat bagi lafal Aalihatan.
««•»»
Shall I take (a-attakhidu: regarding the two hamzas here, the same applies as mentioned with regard to a-andhartuhum above; this is an interrogative meant as a denial) besides Him, in other words, other than Him, [other] gods, idols, whose intercession, [that intercession of theirs] which you assert, if the Compassionate One should wish me any harm, will not avail me in any way, nor will they [be able to] save me? (wa-lā yunqidhūn is an adjectival qualification of ālihatan, ‘gods’).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 22][AYAT 24]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
23of83
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=36&tAyahNo=23&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#36:23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar