««•»»
Surah Yaa siin 26
قيلَ ادخُلِ الجَنَّةَ ۖ قالَ يا لَيتَ قَومي يَعلَمونَ
««•»»
qiila udkhuli aljannata qaala yaa layta qawmii ya'lamuuna
««•»»
Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke syurga" {1266}. Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui.
He was told, ‘Enter paradise!’ He said, ‘Alas! Had my people only known.
««•»»
Akhirnya, orang tersebut mengambil keputusan yang tepat berdasar keyakinan yang bulat, bahwa ia hanya beriman kepada Allah, yaitu Tuhan yang sebenarnya bagi dia dan kaumnya. Maka ia lalu mengumumkan keimanan dan keyakinannya itu kepada kaumnya, dan berkata dengan tegas: "Sesungguhnya aku telah beriman kepada Allah yaitu Tuhan kamu yang sebenarnya. Maka dengarkanlah pernyataan imanku ini".
Sikap dan pernyataan iman seperti tersebut di atas, yang dilontarkan di tengah-tengah masyarakat yang masih bergelimang kekafiran, kemusyrikan dan kemaksiatan, benar-benar merupaan keberanian yang timbul dari cahaya iman yang telah menerangi hati nuraninya, ia telah beriman. Dan ia ingin agar kaumnya juga beriman, Ia tak gentar kepada ancaman yang membahayakan dirinya, demi untuk melaksanakan tugas sucinya, mengajak umat ke jalan yang benar.
Menurut suatu riwayat, ketika orang itu berkata demikian kaumnya menyerangnya dan membunuhnya dan tidak seorangpun yang membelanya.
Sedang menurut Qatadah: "Kaumnya merajamnya dengan batu, dan dia tetap mengatakan (berdoa)" "Wahai Tuhanku, tunjukilah kaumku, karena mereka. tidak mengetahui". Demikianlah kaumnya merajamnya sampai ia menghembuskan nafasnya yang penghabisan. Dalam riwayat disebutkan, bahwa orang yang dimaksud pada ayat-ayat di atas bernama Habib Ibnu Murry, seorang tukang kayu yang terkena penyakit campak, akan tetapi ia suka bersedekah, sehingga separo dari penghasilannya sehari-hari di sedekahkannya. Disebutkan, bahwa setelah kaumnya mendengar pernyataan imannya itu maka berkobarlah kemarahan terhadapnya, dan akhirnya mereka membunuhnya. Akan tetapi pada saat sebelum ia menghembuskan nafas yang terakhir, turunlah kepadanya, malaikat untuk memberitahukan, bahwa Allah telah mengampuni semua dosa-dosanya yang telah dilakukannya sebelum ia beriman, dan ia dimasukkan Nya ke dalam surga sehingga ia termasuk golongan orang-orang yang mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT.
Pada detik-detik yang terakhir itu ia masih sempat mengucapkan kata harapan: "Alangkah baiknya, jika kaumku mengetahui karunia Allah yang dilimpahkan Nya kepadaku, berkat keimananku kepada Nya, yaitu bahwa aku telah beroleh ampun atas dosaku, dan aku akan dimasukkan ke dalam surga dengan ganjaran yang berlipat ganda, dan aku akan termasuk golongan orang-orang yang beroleh kemuliaan di sisi Nya. Seandainya mereka mengetahui hal ini, tentulah mereka akan beriman pula".
Pernyataan Habib itu adalah pernyataan yang amat tinggi nilainya dan menunjukkan ketinggian akhlaknya. Sekalipun ia telah dirajam dan disiksa oleh kaumnya, namun ia tetap bercita-cita agar kaumnya sadar dan mendapat rahmat dari Tuhan sebagaimana yang telah dialaminya itu.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dikatakan) kepadanya sesudah ia mati, ("Masuklah ke surga") menurut suatu pendapat dikatakan, bahwa Habib An Najjar itu masuk ke dalam surga dalam keadaan hidup. (Ia berkata, "Aduhai!) huruf Ya di sini menunjukkan makna tanbih atau penyesalan (sekiranya kaumku mengetahui.)
««•»»
It was said, to him upon his death: ‘Enter Paradise!’ — but it is also said that he entered it while he was [still] alive. He said, ‘O (yā is for calling attention [to something]), would that my people knew
Surah Yaa siin 26
قيلَ ادخُلِ الجَنَّةَ ۖ قالَ يا لَيتَ قَومي يَعلَمونَ
««•»»
qiila udkhuli aljannata qaala yaa layta qawmii ya'lamuuna
««•»»
Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke syurga" {1266}. Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui.
{1266} Menurut riwayat, laki-laki itu dibunuh oleh kaumnya setelah ia mengucapkan kata-katanya sebagai nasihat kepada kaumnya sebagaimana tersebut dalam ayat 20 s/d 25. ketika Dia akan meninggal. Malaikat turun memberitahukan bahwa Allah telah mengampuni dosanya dan Dia akan masuk syurga.
««•»»He was told, ‘Enter paradise!’ He said, ‘Alas! Had my people only known.
««•»»
Akhirnya, orang tersebut mengambil keputusan yang tepat berdasar keyakinan yang bulat, bahwa ia hanya beriman kepada Allah, yaitu Tuhan yang sebenarnya bagi dia dan kaumnya. Maka ia lalu mengumumkan keimanan dan keyakinannya itu kepada kaumnya, dan berkata dengan tegas: "Sesungguhnya aku telah beriman kepada Allah yaitu Tuhan kamu yang sebenarnya. Maka dengarkanlah pernyataan imanku ini".
Sikap dan pernyataan iman seperti tersebut di atas, yang dilontarkan di tengah-tengah masyarakat yang masih bergelimang kekafiran, kemusyrikan dan kemaksiatan, benar-benar merupaan keberanian yang timbul dari cahaya iman yang telah menerangi hati nuraninya, ia telah beriman. Dan ia ingin agar kaumnya juga beriman, Ia tak gentar kepada ancaman yang membahayakan dirinya, demi untuk melaksanakan tugas sucinya, mengajak umat ke jalan yang benar.
Menurut suatu riwayat, ketika orang itu berkata demikian kaumnya menyerangnya dan membunuhnya dan tidak seorangpun yang membelanya.
Sedang menurut Qatadah: "Kaumnya merajamnya dengan batu, dan dia tetap mengatakan (berdoa)" "Wahai Tuhanku, tunjukilah kaumku, karena mereka. tidak mengetahui". Demikianlah kaumnya merajamnya sampai ia menghembuskan nafasnya yang penghabisan. Dalam riwayat disebutkan, bahwa orang yang dimaksud pada ayat-ayat di atas bernama Habib Ibnu Murry, seorang tukang kayu yang terkena penyakit campak, akan tetapi ia suka bersedekah, sehingga separo dari penghasilannya sehari-hari di sedekahkannya. Disebutkan, bahwa setelah kaumnya mendengar pernyataan imannya itu maka berkobarlah kemarahan terhadapnya, dan akhirnya mereka membunuhnya. Akan tetapi pada saat sebelum ia menghembuskan nafas yang terakhir, turunlah kepadanya, malaikat untuk memberitahukan, bahwa Allah telah mengampuni semua dosa-dosanya yang telah dilakukannya sebelum ia beriman, dan ia dimasukkan Nya ke dalam surga sehingga ia termasuk golongan orang-orang yang mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT.
Pada detik-detik yang terakhir itu ia masih sempat mengucapkan kata harapan: "Alangkah baiknya, jika kaumku mengetahui karunia Allah yang dilimpahkan Nya kepadaku, berkat keimananku kepada Nya, yaitu bahwa aku telah beroleh ampun atas dosaku, dan aku akan dimasukkan ke dalam surga dengan ganjaran yang berlipat ganda, dan aku akan termasuk golongan orang-orang yang beroleh kemuliaan di sisi Nya. Seandainya mereka mengetahui hal ini, tentulah mereka akan beriman pula".
Pernyataan Habib itu adalah pernyataan yang amat tinggi nilainya dan menunjukkan ketinggian akhlaknya. Sekalipun ia telah dirajam dan disiksa oleh kaumnya, namun ia tetap bercita-cita agar kaumnya sadar dan mendapat rahmat dari Tuhan sebagaimana yang telah dialaminya itu.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Dikatakan) kepadanya sesudah ia mati, ("Masuklah ke surga") menurut suatu pendapat dikatakan, bahwa Habib An Najjar itu masuk ke dalam surga dalam keadaan hidup. (Ia berkata, "Aduhai!) huruf Ya di sini menunjukkan makna tanbih atau penyesalan (sekiranya kaumku mengetahui.)
««•»»
It was said, to him upon his death: ‘Enter Paradise!’ — but it is also said that he entered it while he was [still] alive. He said, ‘O (yā is for calling attention [to something]), would that my people knew
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 25]•[AYAT 27]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
26of83
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=36&tAyahNo=26&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#36:26
•[AYAT 25]•[AYAT 27]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
26of83
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=36&tAyahNo=26&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#36:26


Tidak ada komentar:
Posting Komentar