««•»»وَسَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
««•»»
wasawaaun 'alayhim a-andzartahum am lam tundzirhum laa yu/minuuna
««•»»
Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.
««•»»
It is the same to them whether you warn them or do not warn them, they will not have faith.
««•»»
Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa orang-orang yang tidak bisa menerima petunjuk itu walaupun diancam Allah dengan siksaan yang keras ataupun tidak diancam namun semua pengajaran itu akan percuma saja. Sebab hati mereka sebenarnya sudah terpateri mati tidak dapat menerima petunjuk.
Hal yang demikian disebabkan pikiran mereka tidak sanggup lagi memikirkan kebenaran yang disampaikan orang, dan mata mereka sudah buta dari kebenaran itu. Ringkasnya siapa yang telah ditetapkan Allah kesesatannya tidak mungkin lagi bermanfaat bagi dirinya sendiri segala nasihat yang disampaikan orang.
Allah SWT berfirman:
إن الذين كفروا سواء عليهم ءأنذرتهم أم لم تنذرهم لا يؤمنون ختم الله على قلوبهم وعلى سمعهم وعلى أبصارهم غشاوة ولهم عذاب عظيم
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.
(Q.S. Al Baqarah: 6-7)
Dan firman-Nya:
إن الذين حقت عليهم كلمت ربك لا يؤمنون
Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman.
(QS. Yunus [10]:96)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka) dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil (ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman.)
««•»»
And it is the same to them whether you warn them (read a-andhartuhum, pronouncing both hamzas; or by substituting an alif for the second one; or by not pronouncing the second one but inserting an alif between the one not pronounced and the other one, or without [the insertion]) or do not warn them, they will not believe.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
Imam Tirmizi mengetengahkan sebuah hadis yang diniliai nya sebagai hadis hasan, sedangkan Imam Hakim menilainya sebagai hadis sahih, keduanya meriwayatkan hadis ini melalui sahabat Abu Said Al Khudri r.a. yang menceritakan bahwa orang-orang Bani Salamah tinggal di salah satu sudut kota Madinah.
Lalu mereka bermaksud untuk pindah ke tempat yang lebih dekat dengan Mesjid, maka turunlah ayat ini, yaitu firman-Nya,
"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan."
(QS. Yaasiin [36]:12).
Kemudian Nabi saw. bersabda, "Sesungguhnya jejak-jejak kalian (dari rumah kalian ke mesjid untuk menunaikan salat) ditulis (pahalanya) oleh Allah, maka janganlah kalian pindah."
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 9]•[AYAT 11]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of83
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=36&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#36:10
•[AYAT 9]•[AYAT 11]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of83
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=36&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#36:10

Tidak ada komentar:
Posting Komentar